
Cara Untuk Mempercepat Video Tanpa Software - Buffering Video- Cara kali ini adalah untuk mempercepat buffering video, seperti yang anda tahu menonton video online memerlukan waktu yang lama ketika buffering. Anda pasti tidak nyaman dengan semua pemberhentian ketika sedang menonton, dan tiba-tiba saja berhenti. Jika anda adalah pencinta You Tube pasti anda memerlukan video yang secepat kilat selesainya. Karena itu saya membagikan artikel ini kepada anda.
Langsung saja ikuti cara di bawah ini:
1. Klik Start>Run
2. Di dalam kotak itu tuliskan system.ini > Klik OK

3. Kemudian akan ada Notepad dengan tulisannya
4. Kemudian Copy-Paste tulisan di bawah ini dan letakkan di bawah tulisan seperti gambar diatas
page buffer=1000000Tbps
load=1000000Tbps
download=1000000Tbps
save=1000000Tbps
back=1000000Tbps
search=1000000Tbps
sound=1000000Tbps
webcam=1000000Tbps
voice=1000000Tbps
faxmodemfast=1000000Tbps
update=1000000Tbps
load=1000000Tbps
download=1000000Tbps
save=1000000Tbps
back=1000000Tbps
search=1000000Tbps
sound=1000000Tbps
webcam=1000000Tbps
voice=1000000Tbps
faxmodemfast=1000000Tbps
update=1000000Tbps
5. Lalu akan menjadi seperti ini

6. Simpan dan restart komputer anda.
Dan anda akan merasakan perubahannya.
Unknown
01.44
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Peking Tehc - WASPADA! Add On Firefox Sebarkan Malware | Tim peneliti dari Universitas Northwestern menemukan sebuah metode serangan cyber crime dengan memanfaatkan celah keamanan yang terdapat di beberapa add on Mozilla Firefox. Berdasarkan hasil penelitian yang ditulis oleh tim peneliti tersebut, metode penyerangan ini merupakan metode baru. Bila dimanfaatkan, celah ini bisa menghindari respon API keamanan yang sensitif di Firefox.
Hal ini dimungkinkan karena Firefox tidak memberlakukan proses isolasi terhadap add on yang di-install oleh user, sehingga Firefox rentan dengan seranagn keamanan. Tim peneliti tersebut mengatakan bahwa dengan tidak adanya proses isolasi yang dilakukan oleh Firefox, hacker dapat membuat malware berbentuk add on dengan memanfaatkan beberapa celah keamanan di add on lain sebagai umpannya.
Jika malware add on tadi sudah terinstall di Firefox, user tidak akan tahu jika PC mereka sudah terinfeksi dengan malware tersebut. Ini membuat PC mereka sangat rentan dieksploitasi oleh pembuat malware. Tim peneliti dari Universitas Northwestern juga menyebut metode ini dengan sebutan ‘extension-reuse vulnerabilities’.
Peneliti tersebut menerangkan bahwa metode ini sangat berpotensi menimbulkan banyak kekacauan, karena sembilan dari 10 add on populer yang beredar memiliki banyak sekali celah keamanan yang masuk ke kategori rentan ini. Tim peneliti juga memberikan fakta bahwa pemanfaatan celah keamanan dengan metode ini cukup mudah dilakukan. Hacker hanya cukup memanfaatkan satu hingga dua celah keamanan pada add on yang dipilih untuk melakukan penyerangan. Tampaknya Mozilla harus bergerak cepat merespon hasil penelitian ini. Unknown 01.41 New Google SEO Bandung, Indonesia


